Searching...
Showing posts with label Agama. Show all posts
Showing posts with label Agama. Show all posts
Tuesday, September 22, 2015
7:10 PM 0

MASYALLAH!! Ini rupanya sebab sebenar Janet Jackson memeluk Islam secara mengejut


PENYANYI Janet Jackson dikahbarkan sudah memeluk agama Islam, mengikut jejak langkan Abangnya, Jermaine Jackson.

Janet, 49, berkahwin dengan seorang bilionaire Qatar beragama Islam, Wissam Al- Mana, 40, tiga tahun lalu dikatakan mula mengambil secara serius mengenai agama anutan terbarunya itu selain cuba mengurangkan imej seksi dan tarian yang keterlaluan selepas ini sesuai dengan pengajarannya.

Memetik sumber The Sun, Janet sudah memaklumkan mengenai penghijrahannya itu kepada ahli keluarga dan mereka semua menghormati keputusannya itu.

"Selepas ini Janet tidak akan menyanyikan lagu berbaur sensual dan melakukan gerak tari yang mengghairahkan, "kata satu sumber terdekatnya.

Seorang lagi abang Janet, Raja Pop Dunia, Mendiang Michael Jackson sebelum ini dikatakan tirut memeluk agama Islam namun sehinggah ke hari ini tiada sebarang kesahihan mengenai perkara itu.

Tuesday, September 15, 2015
8:04 AM 4

"Siapa yang menciptakan Allah?" Pemuda ini beri jawaban yang mengejutkan umat Islam


Ada seorang Atheis yang memasuki sebuah masjid, dia mengajukan 3 pertanyaan yang hanya boleh dijawab dengan akal. Artinya tidak boleh dijawab dengan dalil, karena dalil itu hanya dipercaya oleh pengikutnya, jika menggunakan dalil (naqli) maka justru diskusi ini tidak akan menghasilkan apa-apa...

Pertanyaan atheis itu adalah:

1. Siapa yang menciptakan Allah?? Bukankah semua yang ada di dunia ada karena ada penciptanya?? Bagaimana mungkin Allah ada jika tidak ada penciptanya??

2. Bagaimana caranya manusia bisa makan dan minum tanpa buang air?? Bukankah itu janji Allah di Syurga?? Jangan pakai dalil, tapi pakai akal....

3. Ini pertanyaan ketiga, kalau iblis itu terbuat dari Api, lalu bagaimana bisa Allah menyiksanya di dalam neraka?? Bukankah neraka juga dari api??

Tidak ada satupun jamaah yang bisa menjawab, kecuali seorang pemuda.

Pemuda itu menjawab satu per satu pertanyaan sang atheis :

1. Apakah engkau tahu, dari angka berapakah angka 1 itu berasal?? Sebagaimana angka 2 adalah 1+1 atau 4 adalah 2+2?? Atheis itu diam membisu..

"Jika kamu tahu bahwa 1 itu adalah bilangan tunggal. Dia bisa mencipta angka lain, tapi dia tidak tercipta dari angka apapun, lalu apa kesulitanmu memahami bahwa Allah itu Zat Maha Tunggal yg Maha mencipta tapi tidak bisa diciptakan??"

2. Saya ingin bertanya kepadamu, apakah kita ketika dalam perut ibu kita semua makan? Apakah kita juga minum? Kalau memang kita makan dan minum, lalu bagaimana kita buang air ketika dalam perut ibu kita dulu?? Jika anda dulu percaya bahwa kita dulu makan dan minum di perut ibu kita dan kita tidak buang air didalamnya, lalu apa kesulitanmu mempercayai bahwa di Syurga kita akan makan dan minum juga tanpa buang air??

3. Pemuda itu menampar sang atheis dengan keras. Sampai sang atheis marah dan kesakitan. Sambil memegang pipinya, sang atheis-pun marah-marah kepada pemuda itu, tapi pemuda itu menjawab : "Tanganku ini terlapisi kulit, tanganku ini dari tanah..dan pipi anda juga terbuat dari kulit dari tanah juga..lalu jika keduanya dari kulit dan tanah, bagaimana anda bisa kesakitan ketika saya tampar?? Bukankah keduanya juga tercipta dari bahan yang sama, sebagaimana Syetan dan Api neraka??

Sang athies itu ketiga kalinya terdiam...

Sahabat, pemuda tadi memberikan pelajaran kepada kita bahwa tidak semua pertanyaan yang terkesan mencela/merendahkan agama kita harus kita hadapi dengan kekerasan. Dia menjawab pertanyaan sang atheis dengan cerdas dan bernas, sehingga sang atheis tidak mampu berkata-kata lagi atas pertanyaannya..

Itulah pemuda yang Islami, pemuda yang berbudi tinggi, berpengetahuan luas, berfikiran bebas...tapi tidak liberal... tetap terbingkai manis dalam indahnya Aqidah...

Ada yang berkata bahwa pemuda itu adalah Imam Abu Hanifah muda. Rahimahullahu Ta'ala...

Sunday, August 16, 2015
4:08 PM 0

(4 FOTO) Wanita ini tetap melakukan sholat meskipun sedang sakit kuat, SUBHANALLAH!!

Walaupun tak sihat bukan penghalang untuk wanita dalam foto di bawah ini tidak solat..



V


V


V


V


V


V


V


V


V


V


V


V


V


V



2:51 PM 0

TERGEMPAR!! Hari Kiamat semakin dekat, Api tiba-tiba muncul di Tanah Hijaz


Nabi saw yang benar dan dibenarkan telah memberitahukan bahwa di antara tanda-tanda Kiamat adalah munculnya api dari bumi Hejaz yang menyinari leher onta di Bushro, salah satu kota di Syam yang masuk wilayah Hauran, berjarak tiga marhalah dari Damaskus.

Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah bersabda, “Kiamat tidak datang sehingga muncul api dari tanah Hejaz yang menyinari leher onta di Bushro.” Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim.

Tanda besar ini telah muncul. Api keluar dari bumi Hejaz seperti yang diberitakan oleh Rasulullah. Hal itu terjadi pada tahun 654 H sebagaimana disebutkan oleh Imam Ibnu Katsir dalam bukunya yang berharga al-Bidayah wan Nihayah.

Ibnu Katsir berkata, “Kemudian datang tahun 654 H. pada tahun ini muncul api dari bumi Hejaz yang menyinari leher onta di Bushro seperti yang dikatakan oleh hadits muttafaq alaihi. Peristiwa ini dikisahkan dengan panjang lebar oleh Syaikh Allamah Hafizh Syihabuddin Abu Syamah al-Maqdisi dalam bukunya adz-Dzail dan syarah-nya. Di mana Abu Syamah menjelaskannya berdasarkan surat-surat yang banyak yang mencapai tingkatan Mutawatir yang dikirim dari Hejaz ke Damaskus yang menjelaskan tentang sifat api tersebut yang disaksikan dengan mata kepala, bagaimana ia muncul dan bagaimana keadaannya….”

Ringkasan penjelasan Abu Syamah adalah bahwa dia berkata, “Telah datang ke Damaskus beberapa surat dari Madinah Nabawiyah yang menerangkan tentang keluarnya api di tanah mereka pada hari kelima bulan Jumadil Akhirah di tahun ini (654 H). Surat-surat itu ditulis pada hari kelima Rajab sementara api masih seperti sediakala dan surat-surat itu sampai kepada kami pada hari kesepuluh bulan Sya’ban.”

Abu Syamah melanjutkan, “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Pada awal Sya’ban tahun 654 H telah tiba di Damaskus surat-surat dari Madinah Nabawiyah. Di dalamnya terdapat penjelasan tentang peristiwa besar yang terjadi sebagai bukti kebenaran hadits di Shahihain dari Abu Hurairah.”

Lalu Abu Syamah menyebutkan haditsnya. Abu Syamah meneruskan, “Orang yang bisa saya percaya menyampaikan kepadaku bahwa dia telah mendengar bahwa orang-orang di Taima’ bisa menulis surat-surat dengan penerangan api itu.” Dia berkata, “Pada malam-malam itu kami di rumah kami masing-masing. Kami mempunyai lampu di rumah masing-masing tetapi tidak dinyalakan. Api tersebut tidak panas dan tidak membakar walaupun ia sangat besar. Api itu adalah salah satu ayat Allah.”

Abu Syamah berkata, “Inilah gambaran dari surat-surat yang sampai kepadaku, ‘Pada malam Rabu hari ketiga Jumadil Akhirah tahun 654 H di Madinah Nabawiyah terdengar petir yang sangat keras disusul dengan gempa hebat yang mengguncang bumi, memporak-porandakan rumah-rumah: dinding, atap, kayu dan pintu, datang silih berganti sampai pada hari Jum’at hari kelima bulan tersebut. Kemudian muncul api besar di bukit dekat bekas pemukiman Bani Quraidhah. Kami melihatnya dari dalam rumah kami di kota Madinah seolah-olah ada pada kami. Ia adalah api yang besar menyala lebih dari tiga menara. Lembah-lembah dialiri api, sampai di lembah Syazha tempat mengalirnya air. Sebelumnya lembah Syazha mengalir, lalu tidak lagi mengalir. Api itu memotong jalan haji orang Irak, ia terus merambat sampai di bukit, lalu ia berhenti. Padahal kami sudah takut ia akan sampai kepada kami. Ia kembali mengalir di sebelah timur, lalu dari tengah-tengahnya keluar lidah dan gumpalan api yang melahap batu-batu. Inilah salah satu contoh dari apa yang disebutkan oleh Allah dalam kitab-Nya, “Sesungguhnya Neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana, seolah-olah ia adalah iring-iringan onta yang kuning.” (QS. Mursalaat: 32-33).

Api itu melahap bumi, dan saya menulis surat ini pada hari kelima bulan Rajab tahun 654 H. Sementara api itu tidak berkurang malah bertambah. Pada waktu itu jalan yang membentang dari bukit dekat bekas pemukiman Quraizhah sampai ke jalan haji orang Irak dipenuhi oleh api yang menyala-nyala. Kami melihatnya di Madinah pada waktu malam seolah-olah itu adalah api jemaah haji. Adapun biang api yang paling besar adalah gunung api yang berwarna merah. Biang api yang daripadanya api mengalir berasal dari batas pemukiman Quraizhah. Api bertambah besar, orang-orang tidak mengetahui apa yang akan terjadi sesudah itu. Dan semoga Allah menjadikan akhir hidup yang baik. Saya tidak kuasa menerangkan api ini.”

Hafizh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari menyebutkan sebagian dari surat Abu Syamah dan dia menyebutkan ucapan Qurthubi dalam at-Tadzkirah, “Api telah keluar di Hejaz di Madinah. Permulaannya adalah gempa yang besar pada malam Rabu setelah isya’ pada hari ketiga bulan Jumadil Akhirah tahun 654 H. Api itu menyala sampai hari Jum’at di waktu dhuha, lalu ia padam. Api muncul di daerah Quraidha di tepi bukit, ia terlihat seperti kota yang besar yang dikelilingi oleh tembok yang di atasnya terdapat pos pengintaian, bangunan yang tinggi dan menara-menara terlihat beberapa orang laki-laki menuntunnya. Api itu tidak melewati gunung kecuali mengguncangnya dan melelehkannya. Dari kumpulan semua itu keluar seperti sungai berwarna ungu yang mengeluarkan bunyi seperti bunyi halilintar menghantam semua batu yang ada di depannya dan berakhir di tempat berkumpulnya jamaah orang-orang Irak. Batu-batu itu terkumpul di situ sehingga terlihat seperti gunung besar. Api terhenti di dekat kota Madinah, walaupun demikian angin dingin sepoi-sepoi bertiup di Madinah. Api ini bergolak seperti bergolaknya laut. Sebagian teman-teman kami berkata kepada kami, “Saya melihat api itu membumbung tinggi ke angkasa dari jarak sekitar 5 hari, dan saya mendengar bahwa api itu terlihat dari Mekkah dan dari gunung Bushro.”

An- awawi di dalam Shahih Muslim, dan dia termasuk yang hidup di masa itu, mengatakan, “Telah keluar api di zaman ini di Madinah tahun 654 H. Api yang sangat besar dari sebelah timur Madinah di belakang bukit. Berita munculnya api ini telah menjadi berita mutawatir di kalangan ulama’ Syam.” Syarah Shahih Muslim 18/28

Barangsiapa meneliti apa yang ditulis oleh para ulama seputar api yang besar ini dan peristiwa-peristiwa yang menyertainya, niscaya dia mengetahui bahwa itu adalah, sebagaimana yang dikenal di zaman ini, aktifitas vulkanik yang dahsyat yang diikuti dengan gempa yang hebat.

Dari tulisan-tulisan para saksi mata kita mengetahui bahwa tanda besar ini meninggalkan bekas yang mendalam di dalam jiwa banyak orang, di mana mereka mengumumkan taubat, ruju’ kepada Allah dan meninggalkan kemaksiatan.

Syaikh Syihabuddin Abu Syamah. “… Seluruh penduduk Madinah bertaubat, tidak terdengar rebab, rebana dan tidak ada minuman…. Malam itu orang-orang melewatinya, sebagian ada yang melewatinya dengan shalat, ada yang membaca al-Qur’an, ada yang ruku’ dan bersujud, ada yang berdoa kepada Allah, ada yang meninggalkan dosa-dosanya, ada yang beristighfar dan ada yang bertaubat….”

Wallahu a'lam.


Saturday, August 15, 2015
6:08 PM 0

TERKINI.. 2 Lagi tanda-tanda munculnya Dajjal telah berlaku tanpa disedari umat Islam


Danau Tiberias adalah danau air tawar yang terletak di antara bagian bawah Dataran Tinggi Golan yang dikuasai Suriah dan Dataran timur kota Galilea Palestina. Garis pantainya membentang sepanjang 53 km dengan luas 166 km2. Bagian terdalam dari danau ini mencapai kedalaman 46 M. Danau ini secara geografis terletak di wilayah Palestina dan Suriah, tetapi secara politis saat ini dikuasai oleh penjajah zionis Israel. Danau yang terletak pada posisi 213 di bawah permukaan laut ini terhitung sebagai danau air tawar terendah di dunia, dan danau kedua terendah secaa umum setelah danau Laut Mati yang berasa asin. Danau Tiberias merupakan sumber pasokan utama kebutuhan air bersih Penduduk Palestina dan penjajah Israel. Selain itu Danau ini merupakan lokasi penting bagi pemeluk Semua agama samawi.

Orang-orang Yahudi mernbangun permukiman mereka di tepi Danau Tiberias, juga resort dan penginapan bagi petinggi militer Israel, mengingat posisinya yang berdekatan dengan perbatasan Palestina dan Suriah, sebagai antisipasi penyusupan pihak-pihak yang tidak mereka kehendaki, Wilayah ini pun menjadi kawasan wisata elit bagi militer dan pemerintah Israel. Mereka melengkapi kawasan ini dengan berbagai properti layaknya daerah tujuan wisata ala Eropa yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas maksiat dan bersenang-senang, sehingga terkenal sebagai tempat berselingkuh para prajurit dan pejabat militer Israel, demikian juga dengan sebagian politisi dan tokoh-tokoh mereka. Demikian sepintas tentang danau Tiberias saat ini.


Adapun keterkaitannya dengan kemunculan Dajjal, sebagaimana yang telah diberitakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa turunnya permukaan air danau ini menjadi salah satu tanda-tanda kedatangan Dajjal. Saat ini permukaan air Danau Tiberias telah mengalami penyusutan. Ini tentu menjadi musibah bagi kita semua, karena masa kemunculan Dajjal semakin dekat, sedangkan kedatangannya itu akan membawa fitnah yang besar bagi umat Islam di mana saja mereka berada; sebagian besar manusia terkena fitnah tersebut. Sang Dajjal, saat kemunculannya, mengaku sebagai Tuhan, mengaku sebagai yang memiliki surga dan neraka. Dalam keterangan tentang Dajjal dinyatakan bahwa kaum wanita adalah yang terbanyak mendatanginya sehingga para laki-laki pulang menemui ibu, putri, saudari, dan bibi mereka, mengikat mereka dengan kuat, karena takut wanita-wanita itu keluar menemui Dajjal. Oleh karena itu Rasulullah shallallahun ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hal yang paling saya takutkan akan menimpa kalian adalah al-Masih ad-Dajjal.”

Agar lebih jelas apa dan mengapa dengan sosok Dajjal ini, berikut hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari riwayat Fatimah bind Qais radhiyallahu ‘anha. Dalam riwayat tersebut dinyatakan bahwa dia berkata, “Saya mendengar juru panggil Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyeru: Shalat Jama’ah! Shalat jama’ah” (panggilan seperti ini biasanya hanya pada waktu shalat atau apabila ada sesuatu yang sangat penting). Fatimah binti Qais melanjutkan, “Maka saya pun pergi ke masjid dan shalat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan saya berada pada shaf pertama para wanita. Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah selesai beliau duduk di atas mimbar.


Beliau tertawa kemudian berkata,’Hendaklah masing-masing tetap di tempat! Tahukah Anda semua mengapa saya kumpulkan?’

Para Shahabat menjawab, ‘Allah dan Rasul-Nya lebih tahu:

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Bukan karena suatu kabar gembira, bukan pula karena suatu ancaman, tetapi karena Tamim ad-Dari tadinya seorang pemeluk Nasrani lalu dia datang menyatakan keIslamannya dan menceritakan kepada saya kejadian yang sesuai dengan yang pernah saya sampaikan kepada kalian semua tentang al-Masih ad-Dajjal. Dia menceritakan kepada saya bahwa dia berlayar dengan tiga puluh orang dari Lakhm dan Juzam, lalu ombak besar membuat mereka terombang ambing di lautan sebulan lamanya hingga akhirnya mereka terdampar di sebuah pulau di arah timur matahari. Mereka pun turun dan duduk beristirahat dekat kapal mereka lalu memasuki pulau tersebut. Mereka kemudian bertemu dengan makhluk melata yang dipenuhi bulu. Saking banyaknya bulunya mereka tidak tahu mana bagian depan dan bagian belakangnya. Mereka berkata, Makhluk apakah Engkau ini?’

Makhluk itu berkata, Aku adalah Jassasah (Pengintai).’

Mereka bertanya, Apa itu Jassasah?’

Makhluk tu menjawab, ‘Pergilah kalian menemui laki-laki yang ada digedung besar sana, dia sangat ingin mendengar berita dari kalian.’

Tamim berkata, ‘Ketika dia menyebut nama seorang laki-laki, kami takut bahwa makhluk itu adalah setan. Maka kami pun bergegas pergi sampai kami menemukan bangunan besar itu lalu masuk ke dalamnya. Disana ada seorang manusia yang paling besar dan paling kuat yang pernah kami lihat. Kedua tangannya terbelenggu ke lehernya diantara kedua lutut dan sikunya. Kami berkata, ‘Celakalah engkau, makhluk apakah engkau ini?’

Dia menjawab, kalian mampu menemukanku, beritahu saya siapa kalian ini!’

Mereka (Tamim dan rombongan) menjawab, ‘Kami adalah orang-orang Arab, kami naik kapal laut, tiba-tiba ombak pasang dan kami pun terombang-ambing selama satu bulan sampai akhirnya terdampar di pulau Anda ini. Kami pun merapat dan memasukinya. Tiba-tiba kami bertemu dengan makhluk melata yang berbulu sangat lebat sehingga sulit mengetahui mana depan dan mana bagian belakangnya. Kami berkata kepadanya, ‘Celakalah engkau, makhluk apakah kau ini?’

Dia menjawab, Aku adalah jassasah (Pengintai).’

Kami pun berkata, Apakah jassasah itu?’

Dia berkata, ‘Pergilah temui laki-laki yang ada di bangunan besar itu karena dia sangat ingin mendengarkan berita dari kalian!’

Maka kami pun bergegas menemuimu, dan merasa takut dengan makhluk itu dan menyangka dia adalah setan.

Laki-laki besar itu berkata, ‘Beritahukan kepada saya tentang kebun kurma Baisan!’ Kami berkata, ‘Tentang apanya yang ingin engkau ketahui?’ Dia berkata, ‘Tentang pohon-pohon kurmanya, apakah masih berbuah?’ Kami berkata, ‘Ya.’ Dia berkata, ‘Ketahuilah karma-karma itu hampir tidak lagi berbuah.

Beritakan kepadaku tentang danau Tiberias!’ Kami pun berkata, ‘Tenting apanya yang ingin engkau ketahui?’ Dia berkata, Apakah di sana ada airnya?’ Kami menjawab, ‘Danau itu banyak airnya, ‘Dia berkata, ‘Ketahuilah airnya tak lama lagi akan habis.

Beritahu saga tentang sumber air Zagar!’ Kami berkata, ‘Tentang apanya yang ingin engkau ketahui?’ Dia berkata, Apakah masih banyak airnya? Apakah penduduk sekitarnya memanfaatkan airnya untuk bercocok tanam?’ Kami menjawab, ‘Ya, airnya banyak, penduduk sekitar memanfaatkannya untuk bercocok tanam.’

Dia berkata, ‘Beritakan kepada saya tentang Nabi kaum yang ummi, apa yang telah dilakukannya?’ Mereka menjawab, ‘Dia telah muncul di Mekkah dan tinggal di Yasrib,’ Dia berkata, Apakah orang-orang Arab memerangi mereka?’ Kami menjawab, ‘Ya.’ Dia berkata, Apa yang dilakukannya kepada mereka?’ Maka kami pun memberitahurnya bahwa telah tampak para pengikutnya dari kalangan orang-orang Arab, mereka mematuhinya. Dia berkata, ‘Itu sudah terjadi?’ Kami menjawab, ‘Ya,’ Dia berkata, jika demikian maka yang terbaik bagi kalian ialah mematuhinya. Aku beritahukan kepada kalian siapa sesungguhnya aku ini. Aku adalah al-Masih, hampir datang waktunya aku diizinkan keluar, lalu akan berjalan mengelilingi bumi, tidak satu kampung pun yang tidak kusinggahi dalam waktu empat puluh malam kecuali Mekkah dan Taibah karena keduanya diharamkan atasku. Setiap kali aku berusaha untuk memasuki salah satu dari keduanya aku akan dihadang oleh Malaikat yang memegang pedang mengusir saya menjauhi kedua kota itu. Setiap celah kota itu dijaga oleh para malaikat.”‘

Fatimah binti Qais (perawi hadits) berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menghentakkan tongkat beliau ke mimbar dan berkata, ‘Inilah Taibah, inilah Taibah (maksud beliau Madinah). Bukankah saya pernah menyampaikannya hal seperti ini kepada kalian?’ Para hadirin menjawab, ‘Benar,’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam melanjutkan, ‘Sesungguhnya apa yang disampaikan oleh Tamim membuatku kagum karena sesuai dengan yang pernah saya sampaikan kepada kalian tentang Dajjal, Madinah dan Mekkah. Dia berada di laut Syam atau laut Yaman; bukan, tetapi dia ada di timur, dia ada di timur, dia ada di timur!’ Beliau pun memberi isyarat dengan tangannya ke arah timur. Fatimah melanjutkan, “Maka saya pun menghafalnya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

Dengan demikian tidak asing lagi bagi kita semua bahwa turunnya permukaan air Danau Tiberias merupakan salah satu pertanda semakin dekatnya kemunculan Dajjal. Zionis Israel saat ini dilanda kecemasan yang tinggi karena debit air Danau berkurang secara signifikan, karena hal ini berpengaruh besar terhadap sektor pertanian bahkan masa depan mereka di bumi penjajahan. Semenjak tahun 2004 pemerintahan zionis membuat garis merah dan garis hitam untuk mengontrol debit air Danau. Sungguh mengejutkan, semenjak tahun 2004 permukaan Danau mengalami penyusutan setinggi 16 M. Terakhir Menteri Pertanian Zionis menyatakan secara terbuka melalui kantor berita mereka bahwa debit air danau Tiberias mengalami penyusutan yang mengkhawatirkan. Berita ini tentunya tidak saja menjadi ancaman bagi rezim Zionis tetapi juga bagi kita umat Islam, karena penurunan permukaan air danau Tiberias adalah salah satu tanda dekatnya waktu kemunculan Dajjal.

Saya teringat bahwa Syekh Bin Baz rahimahullah sebelum beliau wafat, ketika mendengar berita turunnya permukaan air danau Tiberias, beliau menangis dan berkata, “Inilah zaman kemunculan Dajjal.”

Untuk melengkapi tulisan ini, bersama ini kami lampirkan foto-foto yang menguatkan informasi tentang sudah dekatnya masa kemunculan Dajjal. Kesimpulan ini berdasarkan hadirs yang memberitakan akan menyusutnya debit air danau Tiberias empat belas abad yang lalu dan sekaligus juga memberitakan perihal kemunculan al-Masih ad-Dajjal.



Silahkan bandingkan antara pasangan-pasangan gambar yang kami tampilkan, yang mana salah satunya menunjukkan kondisi Danau dengan debit air masih tinggi dan berikutnya kondisi air Danau saat ini.


Thursday, August 13, 2015
1:31 PM 1

11 Perbuatan yang mendekatkan isteri dengan Syurga Allah SWT


CIRI ISTERI YANG DEKAT DENGAN SYURGA

Berikut ini adalah ciri-cirinya :

1. Seorang Isteri yang menyedari dan menerima dengan ikhlas bahwa laki-laki (suami) adalah pemimpin kaum wanita.

2. Seorang Isteri yang menyedari bahwa kedudukan suami itu satu tingkat lebih tinggi jika dibandingkan dengan isteri.

3. Seorang Isteri yang selalu taat dan penuh hormat kepada suami selama bukan diajak dalam hal kemaksiatan (durhaka kepada ALLAH).

4. Seorang Isteri yang tetap berpegang teguh menjaga kehormatan dirinya dan yang tidak mahu keluar rumah dengan seenaknya sendiri tanpa izin suami.

5. Seorang Isteri yang selalu memenuhi keinginan suami dalam nafkah batin (kecuali dengan suatu alasan yang kuat terpaksa menolaknya).

6. Seorang Isteri yang selalu mendahulukan kepentingan suami dibanding urusan yang lain.Termasuk kepentingan orang tua sekalipun. (Terkecuali mendapat izin dari suami)

7. Seorang Isteri yang selalu menjaga kehormatan dirinya jika suami tidak ada di rumah.

8. Seorang Isteri yang pandai menjaga harta suami (tidak boros) dan juga menjaga kehormatan suami baik saat ada ataupun sedang tidak di rumah.

9. Seorang Isteri yang senantiasa berusaha mempercantik dirinya ketika berada depan suami.

10. Seorang Isteri yang selalu menyenangkan hati suami dengan raut wajah yang tampak berseri. Murah senyum agar Si suami merasa tenteram hatinya.

11. Seorang isteri yang tidak suka berdandan berlebihan agar tampak cantik oleh lelaki lain.

(Dikutip dari Buku : Petunjuk Sunnah dan Adab Sehari-hari – H.A. Abdurrahman Ahmad)

Ya ALLAH… Bimbinglah kami agar menjadi isteri yang demikian.
Menjadi isteri yang selalu taat kepada suami… Yang pada akhirnya akan berbuah redha-Mu.


9:53 AM 0

SUBHANALLAH... Peristiwa dahsyat di Tahun 2012 telah tertulis dalam Al-Quran


Apakah Anda masih dihantui oleh ramalan tentang 2012? Ramalan suku Maya bahwa 21 Desember 2012 merupakan akhir dari waktu dunia alias hari kiamat, memang menakutkan banyak orang. Sutradara bertangan dingin Hollywood, Roland Emmerich, bahkan dengan berani menggambarkan apa yang kemungkinan terjadi pada tahun itu dalam film dengan judul yang sama, yani '2012'. Hasilnya luar biasa; film itu booming dan masuk jajaran film box office. Tapi tahukah Anda kalau ada peneliti yang meyakini bahwa Al Qur'an pun ternyata 'menjelaskan' tentang apa yang kemungkinan terjadi pada tahun itu?

Adalah Ali Adam, ilmuwan jebolan University of Technology, Irak, dan Bournemouth University, Ingggris, yang mengungkapkannya dalam buku berjudul 'Al Qur'an 2012'. Dengan menggunakan metode numerik, Adam meyakini kalau kitab suci umat Islam itu bahkan menjelaskan apa saja yang akan terjadi pada 2012, kapan waktunya, dan berapa kali hal itu akan terjadi.

Untuk diketahui, selama ini para peneliti telah mengetahui kalau Al Qur'an yang ditulis dalam bahasa Arab memiliki bentuk dan struktur huruf-huruf yang sangat teratur, sehingga kitab yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad Saw ini bukan hanya memiliki keselarasan dan keteraturan dalam makna-makna dan indikasi-indikasi yang terkandung di dalam setiap ayatnya, tapi juga memiliki keselarasan dan keteraturan dalam jumlah kata dan pengulangan huruf-hurufnya.

Keluarbiasaan Kitabullah ini membuat para ahli numerologi tergoda untuk mengetahui ada apa sebenarnya di balik keselarasan dan keteraturan tersebut. Setelah melakukan penelitian, seorang dari mereka, yakni 'Abd ad-Da'im al-Kahil, dalam buku berjudul "Misteri Angka 7 dalam Mukjizat Matematika Al Qur'an" mengungkap, ayat-ayat, surah-surah, kata-kata, dan huruf-huruf dalam Al Qur'an diatur Allah SWT dengan sistem yang berbasis pada angka 7. Ini menjelaskan, dan bahkan selaras dengan kenyataan bahwa dalam sepekan ada 7 hari; bumi dan langit terdiri dari 7 lapis; umat Islam yang menunaikan ibadah haji melakukan 7 kali putaran sa'i, 7 putaran thawaf, dan 7 kali melempar jumrah; ada 7 golongan yang dinaungi Allah pada Hari Kiamat; ada 7 larangan Allah bagi manusia; ada 7 sifat perusak; dan sebagainya.

Selama melakukan riset, Adam membagi Al Qur'an yang terdiri dari 114 surah dan 6.236 ayat, dalam dua bagian, yakni surah pembukaan dan surah pesan. Surah Pembukaan adalah surah al-Fatihah yang oleh Allah SWT pun disebut sebagai Ummul Qur'an (induk Al Qur'an), sedang Surah Pesan adalah surah-surah lainnya, seperti surah al-Baqarah, an-Nisa, dan lain-lain.

Surah al-Fatihah, menurut Adam, merupakan petunjuk untuk mengungkap pesan-pesan Allah SWT yang terkandung dalam 113 surah lainnya (Surah Pesan). Petunjuk ini terkandung pada ayatnya yang berjumlah 7, kata-katanya yang berjumlah 29, dan huruf-hurufnya yang berjumlah 139 (silahkan buka surah Al Fatihah dan cermati baik-baik). Jumlah ayat, kata dan huruf surah al-Fatihah ini merupakan bilangan prima.

"Jadi kata kunci atau kode untuk menyingkap pesan-pesan dalam Al Qur'an adalah bilangan prima," tegas Adam.

Ia lalu mengkaji surah-surah pesan, dan perhatiannya tertumbukan pada surah ar-Rahman yang merupakan surah ke-55. Dalam surah ini terdapat ayat yang diulang hingga 31 kali yang artinya adalah "Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" Ayat-ayat yang diulang tersebut berada pada ayat ke-13, 16, 18, 21, 23, 25, 28, 30, 32, 34, 36, 38, 40, 42, 45, 47, 49, 51, 53, 55, 57, 59, 61, 63, 65, 69, 71, 73, 75, dan 77 (silahkan baca surah ar-Rahman). Jika semua angka-angka itu dijumlahkan, maka totalnya adalah 1433 yang jika dikaji dengan metode primalogi(bagian dari metode numerik), maka angka 1433 dapat dijumlahkan menjadi 1+4+3+3 = 11 (bilangan prima).

Adam mengaku, dirinya sempat kebingungan untuk memaknai angka 1433 tersebut sebelum akhirnya menyadari kalau saat ini kita hidup pada 1432 H (2011 M) dan tahun depan kita akan hidup pada 1433 H (2012 M). Keyakinan Adam makin kuat kalau 1433 merujuk pada tahun hijriyah, karena ketika ia mencocokkan antara jumlah kata pada surah ar-Rahman dengan jumlah hari pada 2012, keduanya sama, yakni jumlah kata dalam surah ar-Rahman sebanyak 355 kata, dan jumlah hari pada 2012 sebanyak 355 hari, bukan 356 hari (silahkan cek di kalender 2012).

Tak hanya itu penemuan Adam. Karena ayat "Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" diulang hingga 31 kali, ia percaya pada 2012 akan ada 31 kejadian/peristiwa dahyat yang akan mengguncang kehidupan manusia di bumi, namun bukan kiamat. Bahkan karena dalam bahasa Al Qur'an ayat yang diulang tersebut terdiri dari empat kata, maka ia juga percaya bahwa setiap kejadian/peristiwa itu akan berlangsung selama empat hari. Subhanallah!

Yang akan terjadi di 2012

Untuk mengetahui 31 peristiwa yang akan terjadi pada 2012, Adam mencari huruf, kata atau ayat ke-1433 dalam surah-surah pesan, dan inilah yang ditemukannya ;

Dalam Al Qur'an surah ke-2 ayat 24 Allah berfirman; "Maka jika kamu tidak dapat membuat (nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat (nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir." Berdasarkan ayat ini, Adam menduga yang antara lain akan terjadi pada 2012 adalah HUJAN METEOR.

Dalam Al Qur'an surah ke-2 ayat 86 Allah berfirman; "Itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat, maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak akan ditolong." Berdasarkan ayat ini, Adam menduga pada 2012 akan terjadi peristiwa yang terus menerus dan tanpa henti, tapi tidak dapat diprediksi jenis peristiwanya.

Dalam Al Qur'an surah ke-10 ayat 69 Allah berfirman; "Katakanlah; "Sesungguhnya orang-orang yang mengada-ngadakan kebohongan terhadap Allah tidak beruntung"". Berdasarkan ayat ini, Adam menduga pada 2012 salah satu peritiwa yang terjadi lebih banyak menimpa para pembohong, namun apa jenis peristiwanya, tak dapat diduga.

Lokasi peristiwa

Untuk menentukan dimana kira-kira 31 peritiwa pada 2012 akan terjadi, Adam mengacu pada garis bujur dan garis lintang bumi, serta pada ayat-ayat yang diulang dalam surah ar-Rahman. Berdasarkan kedua hal tersebut, Adam menduga kalau bencana kemungkinan akan terjadi pada wilayah-wilayah yang berada pada kisaran 0-90 derajat lintang utara (LU) atau lintang Selatan (LS). Misalnya, di wilayah yang berada di antara 0-13 derajat lintang utara (LU) atau lintang selatan (LS); wilayah yang berada di sekitar 16 derajat lintang utara (LU) atau lintang selatan (LS); wilayah yang berada di sekitar 18 derajat lintang utara (LU) atau lintang selatan (LS); dan sebagainya.

Waktu kejadian

Berdasarkan metode primalogi, Adam memperkirakan bencana pertama akan terjadi pada hari ke-44 tahun 1433 H atau bertepatan dengan tanggal 7 Januari 2012, sedang bencana terakhir atau ke-31 akan terjadi pada hari ke-346 tahun 1433 H atau 4 November 2012.

Angka 44 berasal dari jumlah kata dalam setiap ayat yang diulang dalam surah ar-Rahman yang sebanyak empat kata, dan total jumlah kata dalam surah ar-Rahman yang sebanyak 683 kata. Dalam deret bilangan prima, angka 683 merupakan bilangan prima ke-124, dan angka 124 merupakan hasil kali dari 4 x 31. Jadi angka 44 berasal dari jumlah kata dari ayat yang diulang dalam surah ar-Rahman yang sebanyak 4 kata, dan angka 4 pada perkalian 4 x 31 yang menghasilkan 124.

Namun, tentu saja, benar tidaknya hasil temuan Adam ini, hanya Allah SWT yang tahu, karena Allah lah penentu segala yang ada di langit dan di bumi. Kita wajib berserah diri dan berlindung kepada-Nya, dan semoga kita termasuk orang-orang yang dilindungi oleh-Nya.

Amin


9:10 AM 0

7 Golongan yang terus masuk surga dan tidak disoal oleh Malaikat Mungkar dan Nangkir


Pertanyaan ini adalah khusus dengan ummat Muhammad. Tapi ada dikatakan bahawa tiap-tiap Nabi beserta ummatnya adalah seperti itu juga. Pertanyaan inilah yang merupakah ain (iaitu satu bentuk) daripada fitnah kubur. Ada juga dikatakan bahawa fitnah kubur itu adalah keadaan talajjuj (iaitu ragu-ragu) dalam menjawab. Ada juga dikatakan bahawa fitnah kubur itu adalah hadimya iblis di salah satu sudut kubur sambil menunjuk kepada dirinya sendiri serta menuntut dari si mayat agar menjawab bahawa dialah (iaitu iblis sebagai) Tuhan orang yang ditanya ketika malaikat bertanya:

“Siapakah Tuhanmu?”.

Pertanyaan kubur ini dikecualikan kepada orang-orang yang telah disesuaikan dalam hadith bahawa tidak adanya pertanyaan dikenakan untuk mereka, iaitu seperti:

1) Para Nabi. Yang hak bahawa mereka iaitu para Nabi tidak akan ditanya. Satu pendapat mengatakan bahawa mereka akan ditanya tentang Jibril dan wahyu yang diturunkan kepada mereka. Yang lebih afdhal dan lebih layak bagi kita ialah soal pertanyaan terhadap junjungan agung para Nabi tidaklah layak untuk dikhilafkan.

2) Shiddiqin yakni orang-orang yang selalu bersifat jujur dan benar di dalam setiap perkataan dan pengkhabaran.

3) Syuhada’ yakni mereka yang tergolong mati syahid.

4) Muraabithin yakni mereka yang selalu tekun menjalankan ibadah.

5) Orang-orang yang sebahagian besar waktunya di pergunakan untuk membaca setiap malam, baik dia membacanya ketika tidur atau sebelum tidur akan surah As Sajadah menurut pendapat sebahagian ulama.

6) Orang yang mati dengan sebab taun atau yang selainnya pada zamannya dalam keadaan sabar dan ikhlas.

7) Orang yang meninggal pada malam Jumaat atau siangnya. Untuk pengetahuan, Jumaat itu bermula selepas ’Asr hari Khamis, dan tamat apabila masuk waktu ’Asr hari Jumaat.

Qaul yang rajih (iaitu qaul yang lebih kuat dari segi dalilnya adalah) bahawa selain para nabi dan syuhada’ dalam peperangan adalah ditanya dengan pertanyaan yang ringan.


Wednesday, August 12, 2015
11:51 PM 0

3 Golongan wanita yang dibenarkan membuka aurat


3 SEBAB PEREMPUAN TAK TUTUP AURAT :
1. Bukan orang islam
2. Belum akil balikh
3. GILA.

Program Qurban Di kemboja
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Y.Bhg,Tan Sri/Dato’ Seri/Dato’/Datin/Prof./Dr./Tuan/Puan.

Kami ( صندوق البر العالمى )memohon jasa baik daripada kaum muslimin dan muslimat di Malaysia, Singapore, Brunei Darussalam dan Indonesia untuk membantu kami menjayakan Qurban pada tahun ini di bumi Kemboja dengan kadar RM 350.00 satu bahagian.

Kepada kaum muslimin dan muslimat yang berminat sila hubungi kami untuk membuat tempahan:

1- Ustaz Mohamad Tahir Bin Daud – No. Tel. :013-7432060 (Johor).
2- Tuan Haji Abdul Manap Bin Manan – No. Tel. : 019-574 1522 (Perak).
3- Haris Murshidi Bin Mohammad Tahir – No Tel : 017-789 7191 (Johor).
4- Amin Bin Mohamed – No Tel : 019-957 6237 (Kelantan).
Sila hulurkan zakat atau sedekah jariah anda ke dalam akaun :
SUNDDUQ AL BIRRI AL ALAMI SOLUTION
(TABUNG DANA KEBAJIKAN SEDUNIA)

MAYBANK 551070416346
CIMB 8602299125

Emailkan kepada: Sunduq_albirri@yahoo.com

Suburkan perniagaan dan sucikan harta dengan zakat serta berkatilah hidup anda dengan sedekah jariah, qurban dan aqiqah. Yakinlah dengan janji Allah SWT,sesungguhnya Allah SWT tidak pernah memungkiri janji.

Rasulullah SAW telah bersabda:
[Mafhumnya] Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan
orang miskin ibarat berjihad dijalan Allah dan ibarat orang solat malam. Ia tidak
merasa lelah dan ia juga ibarat orang berpuasa yang tidak pernah berbuka.
(Hadis Riwayat: Imam Bukhari)

[Mafhumnya] Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari
kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain.
(Hadis Riwayat: Imam Ahmad)

[Mafhumnya] Bentengilah hartamu dengan zakat, ubati orang-orang sakit (dari
kalanganmu) dengan Bersedekah dan persiapkan doa untuk menghadapi
datangnya bencana.
(Hadis Riwayat: Imam Ath-Thabrani)

[Mafhumnya] Tiap muslim wajib Bersedekah. Para sahabat bertanya,
“Bagaimana kalau dia tidak memiliki sesuatu?” Nabi S.a.w. menjawab, “Bekerja
dengan keterampilan tangannya untuk kemanfaatan bagi dirinya lalu
Bersedekah.” Mereka bertanya lagi. Bagaimana kalau dia tidak mampu?” Nabi
menjawab: “Menolong orang yang memerlukankan yang sedang teraniaya”
Mereka bertanya: “Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?” Nabi menjawab:
“Menyuruh berbuat ma’ruf.” Mereka bertanya: “Bagaimana kalau dia tidak
melakukannya?” Nabi S.a.w. menjawab, “Mencegah diri dari berbuat kejahatan
itulah sedekah.”
(Hadis Riwayat: Imam Bukhari dan Imam Muslim)
[Mafhumnya] Orang yang membatalkan pemberian (atau meminta kembali)
sedekahnya adalah seperti anjing yang makan kembali muntahannya.
(Hadis Riwayat: Imam Bukhari)
[Mafhumnya] Barangsiapa diberi Allah harta dan tidak menunaikan zakatnya
kelak pada hari kiamat dia akan dibayang-bayangi dengan seekor ular bermata satu di tengah dan punya dua lidah yang melilitnya. Ular itu mencengkam kedua rahangnya seraya berkata, “Aku hartamu, aku pusaka simpananmu.” Kemudian nabi s.a.w. membaca firman Allah surat Ali Imran ayat 180: “Dan janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka bahawa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi.” (Hadis Riwayat: Imam Bukhari)
[Mafhumnya] Abu Dzarr R.a. berkata bahawa beberapa sahabat Rasulullah
s.a.w. berkata, “Ya Rasulullah, orang-orang yang banyak hartanya memperoleh
lebih banyak pahala. Mereka solat sebagaimana kami solat dan berpuasa
sebagaimana kami berpuasa dan mereka boleh bersedekah dengan kelebihan
harta mereka.” Nabi s.a.w. lalu berkata, “Bukankah Allah telah memberimu apa
yang dapat kamu sedekahkan? Tiap-tiap ucapan Tasbih adalah sedekah, Takbir
sedekah, Tahmid sedekah, Tahlil sedekah, Amar Makruf sedekah, Nahi Mungkar
sedekah, Berjimak dengan isteri pun sedekah.” Para sahabat lalu bertanya,
“Apakah memuaskan nafsu syahwat mendapat pahala?” Nabi menjawab,
“Tidakkah kamu mengerti bahawa kalau dipuaskan nafsu syahwat di tempat
yang haram bukankah itu berdosa? Begitu pula kalau syahwat diletakkan di
tempat halal, maka dia memperoleh pahala.
(Hadis Riwayat: Imam Muslim)
[Mafhumnya] Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sedekah.
Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah
ceria (senyum) dan mengurangi isi baldi mu untuk diisikan ke mangkuk kawan
mu.
(Hadis Riwayat: Imam Ahmad)

Untuk maklumat lengkap berkaitan aktiviti kebajikan kami sila layari :
https://peribadirasulullah.wordpress.com/2015/07/06/maahad-tahfiz-an-nur-kampot-kemboja/
Diatas kerjasa dan keprihatinan pihak tuan terlebih dahulu saya ucapkan jutaan terima kasih.
Sekian 

Wassalam.


11:05 PM 0

3 Amalan baik di mata manusia namun amat dimurkai Allah SWT

foto sekadar hiasan

السَّلاَمُ عَلَيْكُم

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

Segala puji bagi Allah, Tuhan sekelian alam. Selawat serta salam buat junjungan mulia Nabi Muhammad SAW keluarga serta para sahabat dan pengikut yang istiqamah menuruti baginda hingga ke hari kiamat.

Sahabat yang dirahmati Allah,

Dari al-Mughirah r.a, dari Nabi SAW bersabda maksudnya : “Allah telah melarang keras (mengharamkan) kamu menderhakai ibu, melarang membuat bakhil dan mengubur anak perempuan. Tuhan benci kamu jika kamu terlalu banyak berbicara begitu begini, terlalu banyak bertanya serta membuang-buang harta tidak pada tempatnya.” (Hadis Riwayat Bukhari)

Berdasarkan hadis di atas terdapat 3 perkara larangan keras (di haramkan) daripada Allah SWT iaitu :

1. Menderhakai ibu.

2. Membuat bakhil (kedekut)

3. Menguburkan (membunuh) anak perempuan.


Terdapat 3 perkara kebencian Allah SWT iaitu :

1. Terlalu banyak berbicara begitu begini.

2. Terlalu banyak bertanya.

3. Membuangkan harta tidak pada tempatnya.


Huraiannya :

Tiga perkara larangan keras (diharamkan) :

1. Menderhakai ibu.

Ibu adalah insan yang berjasa kepada anak-anaknya. Bermula dia mengandung, melahirkan , memberi susuan, membesarkan dan memberi penuh kasih sayang kepada anak-anaknya. Adalah amat malang ada anak yang menjadi anak derhaka kerana menyakiti hati ibunya, menyusahkan hidupnya, membiarkan penderitaannya semasa dia telah tua dan dibiarkan tanpa jagaan dan pembelaan.

Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud : “ Barangsiapa membuat ibu bapanya gembira (memberi keredaan), maka sesungguhnya ia membuat reda Allah. Barangsiapa menyakitkan hati ibu bapanya, maka sesungguhnya ia membuat kebencian Allah”

(Hadis riyawat Bukhari )

Dalam hadis yang lain Nabi SAW. pernah bertanya kepada para sahabat sebanyak tiga kali: “Mahukah aku memberitahu kalian tentang dosa yang paling besar?”

Maka mereka (para sahabat) pun menjawab: “Sudah tentu wahai Rasulullah.”

Baginda menjelaskan: “Syirik kepada Allah, derhaka kepada ibu bapa (perawi menerangkan bahawa baginda ketika itu duduk sambil bersandar, lalu menyambung) dan sumpah yang palsu.” (Hadis riwayat Bukhari)

Lihatlah bagaimana dosa menderhaka kepada ibu bapa ini diletakkan dalam satu kategori bersama dosa mensyirikkan Allah SWT. iaitu dosa yang paling keji di atas muka bumi ini.

Di dalam al-Quran Allah SWT. berfirman maksudnya : “Dan hendaklah kamu beribadat kepada Allah dan janganlah kamu sekutukannya Dia dengan sesuatu apa jua; dan hendaklah kamu berbuat baik kepada kedua ibubapa.” (Surah al-Nisaa’ ayat 36)

Di dalam ayat ini setelah Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk mentauhidkan-Nya dan mengerjakan ibadat kepada-Nya, Allah SWT. turut menyuruh hamba-hamba-Nya agar menjaga kedua ibu bapa mereka dengan baik. Dalam ertikata lain seseorang itu tidak dianggap memiliki kemantapan iman serta ibadatnya juga belum dianggap sempurna selagi dia tidak berbuat baik kepada kedua ibu bapanya.

Keredaan Allah SWT. terhadap hamba-Nya juga bergantung kepada bagaimana seseorang itu menjaga hal ehwal ibu bapanya.

Rasulullah SAW. bersabda maksudnya :“Keredaan Allah terletak pada keredaan ibu bapa manakala kemurkaan Allah terletak pada kemurkaan ibu bapa.” (Hadis riwayat al-Tirmidzi )

2. Membuat bakhil (kedekut)

Seburuk-buruk sifat yang dimiliki oleh manusia terutama orang kaya adalah sifat bakhil atau kedekut . Orang kaya yang bakhil sebenarnya dia adalah orang yang sombong, bongkak dan bangga diri kerana dia merasakan hartanya akan dapat menyelamatkan dia daripada azab yang dahsyat di hari akhirat.

Sifat dan ciri-ciri orang bakhil dan kedekut ini iaitu apabila ada orang datang kepadanya samaada ahli keluarganya atau jirannya atau rakannya datang untuk meminta pertolongan belum pun sempat dia hendak ceritakan masaalahnya lantas dia akan berkata “maaf saya tidak dapat tolong” sedangkan hartanya beratus ribu ringgit, apalah salahnya dia menghulurkan bantuan, jika tidak dapat tolong banyak tolong sedikit pun tidak mengapa sekadarnya untuk membantu kesusahan orang lain.

Orang kaya seperti ini hidupnya tidak akan berkat dan perniagaannya tidak akan maju dan satu masa nanti dia akan mengalami kesusahan kerana doa orang yang susah tadi kepada Allah SWT ,”Ya Allah tunjukkanlah kekuasaan-Mu dan balasan-Mu kepada orang kaya yang kedekut ini, aku tahu dia memiliki harta yang banyak tetapi sifat sombongnya enggan menolongku ketika aku susah sedangkan Kau Tuhan Yang Maha Kaya dan Maha Pemurah, rezeki-Mu keseluruhan di langit dan bumi dan Kau amat membenci sifat hamba-Mu yang bakhil dan kedekut”

Sabda Rasulullah SAW. yang bermaksud , “Maafkanlah kesalahan orang yang murah hati (dermawan). Sesungguhnya Allah melihat tangannya jika dia terjatuh. Seorang pemurah hati dekat kepada Allah, dekat kepada manusia dan dekat kepada syurga. Seorang yang bodoh tapi murah hati (dermawan) lebih di sukai Allah daripada seorang alim (tekun beribadah) tapi bakhil” (Hadis Riwayat Tabrani)

Jelaslah dalam hadis di atas seorang ahli ibadah, tinggi ilmu agamanya, tinggi pelajarannya (sampai jadi pakar) tetapi apabila kedekut sangat dibenci oleh Allah SWT . Harta ini sebenarnya milik Allah SWT, bukan hak kita sepenuhnya jangan ingat kita akan kaya selama-lamanya dan tidak akan jatuh bengkrap. Jangan ingat orang yang miskin dan susah akan susah selama-lamanya kerana dunia ini umpama roda ada kalanya kita di atas dan adakalanya kita akan dibawah.

Orang yang bakhil dan kedekut ini akan mendapat laknat malaikat diwaktu pagi-pagi lagi seperti hadis daripada Nabi SAW.

Sabda Rasulullah SAW. yang bermaksud :

“Tidaklah hamba-hamba Allah bangun di pagi hari, kecuali disertai dengan turunnya dua malaikat. Salah satu dari keduanya lalu berkata : ‘Ya Allah berilah orang yang berinfaq ganti (dari barang yang diinfaqkan)’. Dan salah satu lagi berkata ; ‘Ya Allah berilah orang yang menahan (bakhil) akan kerugian.”

(Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)

Rasulullah SAW berwasiat kepada Saidina Ali k.wj maksudnya :

“Wahai Ali ! Orang yang pemurah itu dekat dengan Allah, dekat dengan rahmat-Nya serta jauh dari seksa-Nya, sedangkan orang bakhil (kedekut) itu jauh dari Allah, jauh dari rahmat-Nya serta dekat dengan seksa-Nya.”

“Wahai Ali ! Saya melihat tulisan pada pintu syurga yang berbunyi “Syurga itu diharamkan bagi setiap orang yang bakhil (kedekut), orang yang derhaka kepada kedua orang tuanya, dan bagi orang yang suka mengadu domba (mengasut).”

3. Menguburkan (membunuh) anak perempuan.

Di zaman jahiliah dahulu orang-orang arab jahiliah menganggap anak perempuan adalah anak yang akan membawa sial atau menjatuhkan maruah keluarga, maka mereka akan membunuhnya dengan menanamnya hidup-hidup atau membunuhnya kemudian dikuburkannya.

Perbuatan ini adalah perbuatan yang dilarang keras oleh Allah SWT kerana membunuh jiwa yang tidak berdosa. Dalam masyarakat kita pula anak-anak yang dilahirkan diluar perkahwinan iaitu hasil perzinaan di antara lelaki dan perempuan, untuk menjaga maruah keluarga dan untuk mengelakkan daripada mendapat malu maka anak-anak luar nikah ini akan dibunuh dan dibuangkan begitu sahaja seperti sampah. Setengah kes pekerja Majlis Perbandaran menjumpai mayat bayi ditempat pembuangan sampah dan ada setengahnya dimakan oleh anjing. Perbuatan manusia zaman sekarang sama dengan orang-orang jahiliah malah mungkin lebih kejam lagi kerana tidak pernah kita dengar orang arab jahiliah memberi makan anjing kepada mayat anak perempuan mereka.

Firman Allah SWT. yang bermaksud :

“Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam , kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.” (Surah An- Nisaa’ ayat 93)

Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud :

“ Orang yang mati terbunuh , akan datang di hari kiamat dengan mengantungkan kepalanya di salah satu tangannya , sambil memegang pembunuhnya dengan tangan yang lain , sedang darah terus mengalir. Apabila mereka berdua sudah ada di hadapan Allah, maka orang yang terbunuh itu berkata : ‘Ya Allah, inilah orang yang telah membunuh aku’. Maka Allah berkata kepada sipembunuh : ‘Celakalah engkau, lalu di bawalah orang itu ke neraka’.”

Anak-anak kecil yang mati dibunuh oleh ibu yang melahirkannya akan mendakwa ibu tersebut di hari akhirat dan laknat Allah SWT akan diterima oleh wanita tersebut dan di humbankan kedalam api neraka Jahanam.

Tiga perkara kebencian Allah SWT :

1. Terlalu banyak berbicara begitu begini.

Terlalu banyak berbicara yang dilarang adalah membicarakan sesuatu yang tidak berfaedah dan mendatangkan dosa seperti mengumpat, membuat fitnah, mengadu domba dan berbual kosong hal-hal dunia yang tidak berfaedah.

Lidah yang baik adalah lidah yang berzikir, membaca al-Quran, berkata benar dan mengajak manusia kepada amal maaruf dan mencegah kemungkaran. Sedangkan lidah yang buruk adalah lidah yang digunakan untuk mendatangkan dosa kepada Allah SWT.

Abu Sufyan bin ‘Abdullah al-Saqafi telah bertanya kepada Rasulullah SAW, “Apakah anggota manusia yang paling merbahaya?”. Rasulullah menunjukkan lidah baginda dan bersabda, “Inilah”. Mulut dan lidah itu menjadi begitu merbahaya apabila disalahgunakan.

Penggunaannya yang betul akan mendatangkan kebajikan dan kebahagiaan di dunia dan hari akhirat.

Abu Sa’id al-Khudri meriwayatkan Nabi SAW bersabda maksudnya : “Setiap pagi segala anggota manusia berpesan kepada lidah: ‘Engkau hendaklah selalu menjalankan perananmu dengan betul, mengikut perintah Allah. Jika engkau betul, maka betullah kami. Jika engkau bengkok, maka turut bengkoklah kami”.

Lidah adalah anggota manusia yang akan memandu anggota-anggota lain bila lidah lurus dan benar maka anggota-anggota lain akan mengikut perjalanan lidah.

Dari hadis Rasulullah S.A.W. yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a. berkata, “Rasulullah S.A.W. ditanya tentang (amalan) yang paling banyak memasukkan orang ke dalam syurga. Baginda menjawab, ‘Takwa kepada Allah dan akhlak yang baik (husnul khuluq).’ Baginda ditanya tentang hal yang banyak memasukkan orang ke neraka. Baginda menjawab, ‘Mulut dan kemaluan’.” (Hadis Riwayat Tirmizi)

Oleh itu jagalah lidah kita bila hendak berkata berfikirlah dahulu sebab pepatah ada mengatakan, “Terlajak perahu boleh diundur, terlajak kata buruk padahnya.”

2. Terlalu banyak bertanya.

Salah satu sifat Bani Israel yang dibenci oleh Allah SWT adalah terlalu banyak bertanya iaitu mempersoalkan arahan Allah SWT. Bertanya kerana tidak mengetahu sesuatu perkara digalakkan kerana dengan bertanya akan mendatangkan kefahaman tentang sesuatu masaalah agama.

Tetapi yang dimaksudkan bertanya yang dibenci oleh Allah SWT adalah mempertikaikan sesuatu arahan agama, banyak alasan-alasan yang diberikan sedangkan arahan yang diberikan tidak pula di amalkan.

Contoh soalan yang dikemukakan seperti : Kenapa babi itu diharamkan? Kenapa wanita wajib menutup aurat? Kenapa lelaki boleh berpoligami sehingga 4 orang? Kenapa pembahagiaan harta pusaka anak lelaki mendapat dua bahagian sedangkan anak perempuan mendapat satu bahagian.? Kenapa orang lain kaya-raya sedangkan aku miskin? Kenapa aku mendapat penyakit sedangkan orang lain sihat wal afiat?

Orang mukmin tidak akan mempersoalkan semua arahan Allah SWT kerana setiap arahan itu mengandungi kebaikan. Dia akan berkata, “Kami dengar dan kami patuh”, sedangkan orang fasik dan munafik akan banyak tanya dan mempersoalkan perintah-perintah Allah SWT.

3. Membuangkan harta tidak pada tempatnya.

Islam amat melarang umatnya melakukan pembaziran sehingga Allah SWT menyifatkan orang-orang yang suka membazir itu sebagai saudara syaitan.

Firman Allah S.W.T. dalam Surah Al-Israak ayat 26-27, yang bermaksud: “…dan janganlah kamu belanjakan harta kamu dengan boros yang melampau-lampau. Sesungguhnya orang yang membazir (boros) itu adalah saudara syaitan, sedang syaitan itu pula adalah makhluk yang sangat kufur (engkar) kepada Tuhannya”.

Islam begitu menitikberatkan persoalan berhemat dalam membelanjakan harta atau wang, dan Islam menegaskan agar umatnya tidak melakukan pembaziran yang hanya akan mendatangkan kerugian. Pembaziran diambil dari kalimah Bahasa Arab iaitu yang bermaksud membazir atau boros. Manakala dari sudut istilah syarak pula membawa maksud sesuatu yang dikeluarkan pada jalan yang bukan hak (kebenaran).

Ibnu Mas’ud menjelaskan bahawa pembaziran adalah perbuatan menafkahkan (mengeluarkan) atau menggunakan harta pada jalan maksiat yakni tidak pada jalan yang diperintahkan oleh Allah S.W.T dan tidak berlandaskan tuntutan sunah Rasulullah S.A.W.

Manakala Ibnu Kathir pula mentakrifkan pembaziran sebagai perbuatan mensia-siakan nikmat Allah kepada perkara-perkara maksiat yang melanggar perintah Allah S.W.T.

Pendek kata, umat Islam mesti hayati dan amalkan sifat terpuji suka bersyukur kerana mendapat apa jua nikmat atau rezeki kurniaan Allah walau sedikit . Dan jangan sekali-kali cuba mengamalkan amalan suka membazir. Yakinlah, bahawa dengan mengamalkan perintah Allah atau syariat-Nya dalam Islam ini pasti hidup umat Islam akan lebih baik, berkat dan sentiasa dalam lindungan serta keredaan Allah SWT.

Sahabat yang dikasihi,

Marilah sama-sama kita hayati hadis di atas .Jauhilah dosa-dosa besar adalah perbuatan yang membolehkan seseorang itu tergolong di kalangan orang-orang yang menempah keburukan di akhirat nanti walhal di dunia pun balasan dosa akibat perbuatan tersebut tidak mustahil akan menimpa mereka.

Menderhakai ibu, bakhil dengan kelebihan nikmat yang dikurniakan Allah SWT membunuh anak sendiri, banyak bercakap perkara yang sia-sia, banyak bersoal jawab sebelum melakukan sesuatu perkara dan suka melakukan pembaziran merupakan perbuatan yang dilarang dan dibenci di dalam Islam.

Jika direnung akan keadaan umat sekarang, musibah-musibah yang datang menimpa tidak pernah berkesudahan. Sama ada ia boleh dikategorikan sebagai cubaan Allah, bala atau malapetaka semuanya bergantung pada kedudukan sesebuah umat itu kerana Allah tidak pernah menzalimi manusia tetapi manusialah yang menzalimi diri mereka sendiri.

Jika kita lalai daripada mengingati dan mensyukuri nikmat Allah, segala sesuatu yang buruk akan sanggup kita lakukan kerana ia timbul hasil dorongan hawa nafsu. Hilang sifat kasih sayang, kasihan belas apatah lagi sifat kebergantungan terhadap Yang Maha Kuasa.

Timbullah sikap angkuh dan bongkak hingga sanggup menzalimi orang lain. Tidak sedar akan balasan Allah yang bakal menimpa. Bahkan kita melakukan dosa dengan perasaan megah dan bangga.

Itulah antara sebab-sebab yang mengundang kecelakaan. Oleh itu sebagai hamba yang beriman janganlah kita melakukan perkara yang ditegah kerana setiap tegahan itu adalah untuk kebaikan diri kita sendiri agar hidup sentiasa berada di dalam keredhaan Ilahi.


Saturday, July 25, 2015
4:47 PM 0

SUBHANALLAH !! Masjid Islam Kobe Pertama di Jepun tidak runtuh kena Bom Atom

Sebuah rumah ibadah, biasanya dilindungi oleh sang maha kuasa. Kerana merupakan tempat suci yang di agung-agungkan. Sama halnya seperti masjid di Jepun ini. Masjid ini dikenali sebagai Masjid Muslim Kobe. Masjid ini merupakan masjid pertama yang ada di Jepun, di bangun pada tahun 1928 di Nakayamete Dori, Chuoku. Pembinaan masjid muslim Kobe ini cukup lama iaitu 7 tahun lamanya dan baru rasmi di buka pada Oktober 1935.
Pada tahun 1945 apabila berlaku Perang Dunia II, setelah Amerika menjatuhkan bom atom di Nagasaki dan Hiroshima. Masa itu, daerah Kobe juga menerima serangan bom melalui udara. Meski bom yang dijatuhkan di Kobe tidak sejenis bom atom di Nagasaki dan Hiroshima, namun Kobe juga rata dengan tanah.
Ajaibnya, masjid ini tetap berdiri kukuh!
masjid-muslim-kobe-mydebat
Walaupun semua kaca tingkap masjid ini pecah dan dinding luarnya mengalami keretakan. Bahagian luar masjid juga menjadi agak hitam kerana asap serangan bom.
Para tentera Jepun yang berlindung di bawah tanah masjid ini pun selamat dari serangan ini, begitu pula dengan senjata-senjata yang disembunyikan. Kemudian masjid ini menjadi tempat pengungsian korban perang.
Selepas Perang Dunia II berakhir, Arab Saudi dan Kuwait pun baik pulih masjid ini dan memberikan bantuan dana untuk pengubahsuaian. Mereka menukar kaca-kaca tingkap yang pecah dengan kaca tingkap baru yang didatangkan langsung dari Jerman. Sistem pengatur suhu pun dipasang di masjid ini.
Pada 17 Januari 1995, kekukuhan Masjid Muslim Kobe kembali diuji ketika terjadi gempa bumi yang menurut masyarakat Jepun merupakan gempa bumi terburuk sejak gempa bumi besar di Kanto pada tahun 1923. Tapi Masjid Muslim Kobe tetap berdiri kukuh hingga saat ini.
1:42 PM 0

TERGEMPAR !! Al-Quran berusia 1,370 tahun berjaya ditemui, apa yang tertulis di dalamnya mengejutkan umat Islam


Manuskrip al-Quran tertua di dunia berusia 1,370 tahun yang ditemui dipercayai ditulis individu yang mengenali Nabi Muhammad SAW...

Tinggalan sejarah berharga yang dipercauyai ditulis kurang 20 tahun selepas kewafatan Rasulullah itu milik Universiti Birmingham di sini...

Analisis radiokarbon yang dilakukan di Universiti Oxford menunjukkan naskhah itu dihasilkan sekitar 568 hingga 645 Masihi dengan ketepatan 95.4 peratus...

Profesor Agama Kristian dan Islam universiti berkenaan David Thomas berkata: “Ujian itu memang penemuan mengejutkan di dalam koleksi universiti kami, malah manuskrip ini tidak mustahil dihasilkan dalam tempoh beberapa tahun pengasasan Islam...

“Nabi Muhammad menerima wahyu antara 610 hingga 632 Masihi bererti kemungkinan besar orang yang merekodkan manuskrip ini juga hidup pada masa itu, malah mungkin turut mengenalinya...

“Tulisan ini mampu menyokong pandangan bahawa teks al-Quran tidak diubah dan ditulis tidak lama selepas diwahyukan.”..

Manuskrip berkenaan sebahagian daripada koleksi Mingana bagi manuskrip Asia Barat merangkumi dua kekulit serta ditulis menggunakan bentuk tulisan ‘Hijazi’ Arab lama....

Manuskrip itu akan dipamerkan di Institut Seni Halus Barbaer universiti terbabit, Oktober depan.


9:36 AM 0

Bukti kebesaran Allah SWT... Mayat gadis kecil ini ditemui tetap utuh dan sempurna


Pada kebiasanya, mumia sudah banyak mengalami kerosakan di tubuhnya. Namun lain halnya dengan mumia yang satu ini. Ia dikenali dengan Rosalia Lombardo.

Bila melihat gambarnya, kita mungkin seperti melihat foto gadis kecil sedang tidur. Padahal, siapa sangka dia adalah mumia dari tahun 1920?


Rosalia Lombardo adalah mumia paling sempurna dan utuh yang pernah ditemui sepanjang sejarah. Ia meninggal pada usia 2 tahun akibat jangkitan paru-paru. Si ayahnya sangat bersedih dan meminta Alfredo salafia untuk memumiakan putrinya.

Ia ingin gadis kecil itu selalu utuh sehingga tak merasa jauh dari putrinya. Hingga ke hari ini, mumia ini adalah yang paling awet dan sempurna yang pernah ada. Ia seperti gadis kecil yang sedang tidur dan tak pernah membusuk.


Menurut kajian, awetnya tubuh Rosalia Lombardo kemungkinan kerana penggunaan formalin, alkohol dan glycerin. Semuanya untuk mencegah tubuhnya membusuk dan menyusut. Kerana keunikan mumia ini, ia disebut sebagai sleeping beauty of the Capuchin Catacombs.

Kini,mumia Rosalia Lombardo disimpan di sebuah bilik bawah tanah di Itali Selatan. Ada sebuah isu misteri bahawa beberapa orang pernah melihat Rosalia Lombardo sedikit membuka matanya.

Lokasi ini juga menjadi salah satu pusat sejarah bagi pelancong kerana mereka ingin menyaksikan sendiri susuk mumia yang tidak mengering ini.


Friday, July 24, 2015
11:37 PM 0

5 Perbuatan jijik kita yang membuat Jin masuk rumah dan merogol tanpa disedari


Haaa ... mungkin ada yang dah tahu, dan mungkin juga ramai yang tak tahu. Hmm kita, tanpa sedar banyak melakukan perkara yang undang perkara tidak elok dalam kehidupan. Untuk entri kali ini, SembangSembang.com ingin kongsikan pengetahuan tentang bagaimana kita boleh undang jin masuk rumah kita.

Erkkk bukan nak suruh anda semua bawa masuk jin, tetapi untuk elakkan ianya berlaku.
Sebenarnya, SS pernah tampilkan entri hampir sama sebelum ini, tetapi sekadar entri usik mengusik. Kali ini SS berikan point perkara-perkara atau perbuatan yang boleh undang jin masuk rumah.

5 Perbuatan Anda Ini Telah Menjemput Jin Masuk Ke Dalam Rumah Tanpa Disedari.

Biarkan rumah anda bersawang

Selalunya sawang ini terbentuk di penjuru-penjuru rumah. Dan semakin ia teruk bersawang, maka makin gemarlah jin untuk melepak di situ. Maka bersihkan rumah anda dari sawang, samada yang kelihatan di mata mahupun tersembunyi.

Punyai barang atau milikan dari sumber jin

contohnya batu serai atau kulit kerang dari laut. Ia mungkin dimiliki oleh jin yang cuba memperdaya manusia. Awas dengan apa yang anda miliki. Pendapat sesetengah bahawa batu serai punyai khasiat tertentu adalah salah.

Asap

Rumah yang banyak asap boleh undang jin kerana makanan jin adalah asap. Kalau memasak, pasanglah penyedut asap atau elakkan membakar sesuatu yang mengeluarkan asap di dalam rumah. Rokok misalnya tidak terkecuali.

Tulang temulang haruslah dilupus dan dibuang

Setiap kali anda makan buanglah ia ke tempat seharusnya. Ada setengah pendapat, tulang-tulang haiwan berdarah seeloknya ditanam. Pelajari dan lihat tingkah laku anjing, ia tanam tulang dalam tanah ...kerana mata anjing boleh melihat jin yang cuba ambil tulangnya.

Masuk rumah tanpa memberikan salam

Sesetengah pendapat menyatakan apabila kita terlupa hendak memberikan salam apabila masuk ke dalam rumah, jin akan masuk ke dalam rumah bersama kita.

Okeh. Harap ini membantu kepada yang mencari info mengenainya. Nanti HH akan kongsikan kepada anda tentang bagaimana kaedah untuk bertemu orang bunian ...hehehe... erkk macam bomoh la pulak ...

Awas, jangan lakukan perbuatan syirik dan menyekutukan Allah.


10:46 AM 0

SUBHANALLAH !! Imam Mahadi sudah muncul... Lihat VIDEO, inilah buktinya yang jelas


Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikuti mereka hingga akhir zaman......

Hari kiamat dan hancurnya dunia ini adalah suatu hal yang pasti. Keyakinan ini sudah semestinya menjadi aqidah seorang muslim.....

Allah Ta’ala berfirman,

يُدَبِّرُ الْأَمْرَ يُفَصِّلُ الْآَيَاتِ لَعَلَّكُمْ بِلِقَاءِ رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ

“Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Rabbmu.” (QS. Ar Ra’du: 2)

Namun menyongsong hari kiamat tersebut muncul peristiwa-peristiwa besar yang disebut dengan asyrothus saa’ah (tanda-tanda hari kiamat). Para ulama pun menjelaskan bahwa tanda-tanda kiamat itu ada dua macam yaitu tanda shughro (kecil) dan tanda kubro (besar). Dan sebenarnya dapat pula tanda tersebut dirinci menjadi empat macam.....

Pertama, tanda shughro yang pernah terjadi dan telah berakhir. Contohnya adalah diutusnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan terbelahnya bulan......

Kedua, tanda shughro yang terus menerus terjadi dan berulang. Contohnya adalah menyerahkan amanah kepada orang yang bukan ahlinya, muncul para pendusta yang mengaku sebagai nabi, muncul wanita-wanita yang berpakaian namun hakekatnya telanjang dan merebaknya perzinaan.....

Ketiga, tanda shughro yang belum terjadi. Contohnya adalah tanah Arab akan menjadi subur dan penuh pengairan....

Keempat, tanda kubro, artinya bila tanda-tanda ini muncul, maka kiamat sebentar lagi akan tiba. Di antara tanda tersebut adalah munculnya Imam Mahdi, Dajjal, turunnya Nabi ‘Isa ke dunia, dan keluarnya Ya’juj-Ma’juj.....

Mungkin ada yang menanyakan, “Mengapa kita harus mengetahui dan mengenal tanda-tanda hari kiamat?”

Ingat, mengenalnya bukanlah hanya untuk menambah wacana. Namun ada beberapa alasan kita mesti mengenalnya.....

Pertama: Mengenal tanda-tanda hari kiamat merupakan bagian dari beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Karena bagaimana mungkin seorang hamba dikatakan beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, namun tidak membenarkan berita keduanya?! Padahal Allah Ta’ala berfirman,

ذَلِكَ الْكِتَابُ لا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ, الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ

“Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib.” (QS. Al Baqarah: 2-3).

Kedua: Mengenal tanda-tanda tersebut juga merupakan bagian dari rukun iman –yaitu beriman kepda hari akhir-. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan mengenai definisi iman,

أَنْ تُؤْمِنَ بِاللَّهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ

“Iman adalah engkau beriman pada Allah, pada malaikat-Nya, pada kitab-kitab-Nya, pada para Rasul-Nya, pada hari akhir dan engkau beriman pada takdir yang baik dan buruk.”

Ketiga: Semakin mengenal tanda-tanda tersebut akan semakin memperkokoh keimanan seseorang pada hari kiamat.

Selanjutnya kita akan melihat beberapa penjelasan mengenai tanda-tanda kiamat kubro. Karena tanda-tanda ini yang biasa diperselisihkan oleh Ahlus Sunnah dan aliran yang menyimpang. Kita akan mengkaji empat peristiwa besar yaitu kedatangan Imam Mahdi, turunnya Nabi Isa ‘alaihis salam, keluarnya Dajjal, dan keluarnya Ya’juj-Ma’juj. Semoga Allah mudahkan.

Tanda Kubro Pertama:
Kedatangan Imam Mahdi yang Dinanti-nanti

Makna Mahdi
Mahdi berarti orang yang diberi petunjuk dan dalam bahasa Arab mahdi masuk dalam kategori isim maf’ul. Makna ini sebagaimana terdapat dalam hadits Al ‘Irbadh bin Sariyah,

وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ

“Dan sunnah para Khulafa’ rosyidin (yang mendapat petunjuk dalam beramal), mahdiyin (yang mendapat petunjuk ilmu).”

Ibnul Atsir mengatakan, “Yang dimaksud al mahdi dalam hadits ini adalah orang yang diberi petunjuk pada kebenaran. Mahdi kadang menjadi nama orang bahkan sudah seringkali digunakan seperti itu. Begitu pula Al Mahdi juga bermakna orang yang dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan akan muncul di akhir zaman. Juga mahdi bisa dimaksudkan dengan Abu Bakr, ‘Umar, ‘Utsman, dan ‘Ali radhiyallahu ‘anhum. Bahkan mahdi juga bisa bermakna lebih luas, yaitu siapa saja yang mengikuti jalan hidup mereka dalam beragama.”

Namun yang dimaksudkan dengan Mahdi dalam pembahasan kali ini adalah Imam Mahdi yang telah dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang akan datang di akhir zaman. Dia akan menguatkan agama ini dan menyebarkan keadilan. Kaum muslimin dan kerajaan Islam akan berada di bawah kekuasaannya. Imam Mahdi berasal dari keturunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia hidup di zaman Nabi Isa ‘alaihis salam turun dan di masa keluarnya Dajjal.

Beberapa Pendapat Mengenai Siapakah Imam Mahdi
Ibnul Qayim rahimahullah mengatakan, “Hadits-hadits yang membicarakan tentang Imam Mahdi ada empat macam. Ada yang shahih, ada yang hasan, ada yang ghorib dan ada pula yang maudhu’ (palsu).“

Dari sini, manusia berselisih pendapat siapakah Imam Mahdi yang sebenarnya.

Pendapat pertama, mengatakan bahwa Imam Mahdi adalah Al Masih ‘Isa bin Maryam. Itulah Imam Mahdi yang sebenarnya menurut mereka. Mereka beralasan dengan hadits dari Muhammad bin Kholid Al Jundi, namun hadits tersebut adalah hadits yang tidak shahih. Seandainya pun shahih, itu bukanlah dalil untuk mengatakan bahwa Imam Mahdi adalah Nabi ‘Isa ‘alaihis salam. Karena Nabi ‘Isa tentu saja lebih pantas disebut Mahdi (karena asal makna mahdi adalah yang diberi petunjuk, -pen) daripada Imam Mahdi itu sendiri. Nabi ‘Isa itu diutus sebelum Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau akan turun lagi menjelang hari kiamat. Sebagaimana pula telah diterangkan dalam hadits yang shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa Nabi ‘Isa ‘alaihis salam akan turun di menara putih, sebelah timur Damaskus. ‘Isa pun akan turun dan berhukum dengan Kitabullah (Al Qur’an), beliau akan membunuh orang Yahudi dan Nashrani, menghapuskan jizyah dan akan membinasakan golongan-golongan yang menyimpang.

Pendapat kedua, Imam Mahdi adalah pemimpin di masa Bani Al ‘Abbas dan masa tersebut sudah berakhir. Namun hadits-hadits yang membicarakan hal tersebut seandainya shahih, itu bukanlah dalil bahwa Imam Mahdi yang memimpin Bani Al ‘Abbas adalah Imam Mahdi yang akan muncul di akhir zaman. Ibnul Qayyim mengatakan, “Dia memang mahdi (karena asal makna mahdi adalah yang diberi petunjuk, namun dia bukan Imam Mahdi yang akan muncul di akhir zaman, pen). Sebagaimana ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz adalah mahdi (yang diberi petunjuk) dan sebenarnya beliau lebih pantas disebut mahdi daripada penguasa Bani Al ‘Abbas.”

Pendapat ketiga, Imam Mahdi adalah seseorang yang berasal dari keturunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, keturunan Al Hasan bin ‘Ali. Dia akan datang di akhir zaman di saat zaman penuh dengan kezholiman. Lalu Imam Mahdi datang dengan membawa keadilan. Inilah Imam Mahdi yang dimaksudkan dalam banyak hadits.

Adapun hadits-hadits yang membicarakan mengenai Imam Mahdi, sebagian sanadnya ada yang dho’if dan ghorib. Namun hadits-hadits tersebut saling menguatkan satu dan lainnya. Inilah yang menjadi pendapat Ahlus Sunnah dan inilah pendapat yang benar.

Ibnul Qayyim kemudian menjelaskan, “Adapun Rofidhoh (Syi’ah Al Imamiyah), mereka memiliki pendapat yang keempat. Mereka berpendapat bahwa Imam Mahdi adalah Muhammad bin Al Hasan Al ‘Askariy Al Muntazhor (yang dinanti-nanti). Dia merupakan keturunan Al Husain bin ‘Ali, bukan dari keturunan Al Hasan bin ‘Ali (sebagaimana yang diyakini Ahlus Sunnah, -pen). Dia akan hadir di berbagai negeri tetapi tidak kasatmata, dia akan mewariskan tongkat dan menutup padang sahara. Dia akan masuk Sirdab Samira’ semasa kanak-kanak sejak lebih dari 500 tahun. Kemudian tidak ada satu pun melihatnya setelah itu. Dan tidak pernah diketahui berita, begitu pula jejaknya. Namun, setiap hari orang-orang Rafidhah selalu menanti dengan tunggangan kuda di pintu Sirdab. Mereka sering berteriak agar Imam Mahdi tersebut dapat keluar menemui mereka. Mereka memanggil, “Wahai tuan kami, keluarlah.” Namun mereka pun pulang dengan tangan hampa, tidak mendapatkan apa-apa. Usaha mereka yang begitu giat, hanya sia-sia belaka.”

Nama Imam Mahdi
Nama Imam Mahdi adalah Muhammad, sedangkan nama ayahnya adalah ‘Abdullah. Jadi, nama Imam Mahdi dan nama ayahnya sama dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَذْهَبُ الدُّنْيَا حَتَّى يَمْلِكَ الْعَرَبَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِى يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِى

“Dunia ini tidak akan sirna hingga seorang pria dari keluargaku yang namanya sama dengan namaku (yaitu Muhammad) menguasai Arab.”

Maksud bahwa orang tersebut akan menguasai Arab adalah ia akan menguasai non Arab juga. Ath Thibi mengatakan, “Dalam hadits di atas tidak disebutkan non Arab, namun mereka tetap termasuk dalam hadits tersebut. Jika dikatakan menguasai Arab, maka itu berarti juga menguasai non Arab karena Arab dan non Arab adalah satu kata dan satu tangan.”

Begitu pula Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan mengenai Imam Mahdi,

مِنْ أَهْلِ بَيْتِى يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِى وَاسْمُ أَبِيهِ اسْمَ أَبِى

“Dia berasal dari keluargaku. Namanya (yaitu Muhammad) sama dengan namaku. Nama ayahnya (yaitu ‘Abdullah) pun sama dengan nama ayahku.”

Imam Mahdi berasal dari keturunan Fathimah, putri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمَهْدِىُّ مِنْ عِتْرَتِى مِنْ وَلَدِ فَاطِمَةَ

“Imam Mahdi adalah dari keluargaku dari keturunan Fathimah.”

Hadits di atas menunjukkan bahwa Imam Mahdi berasal dari keturunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu dari jalur Fathimah. Inilah pendapat yang tepat.

Oleh karena itu, nama Imam Mahdi –sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Katsir- adalah:

مُحَمَّدٌ بْنُ عَبْدِ اللهِ العَلَوِي الفَاطِمِي الحَسَنِي

Muhammad bin Abdullah Al ‘Alawi (keturunan Ali bin Abu Tholib) Al Fathimiy (keturunan Fatimah binti Muhammad) Al Hasaniy (keturunan Hasan bin ‘Ali).

Waktu Munculnya Imam Mahdi
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَذْهَبُ أَوْ لاَ تَنْقَضِى الدُّنْيَا حَتَّى يَمْلِكَ الْعَرَبَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِى يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِى

“Dunia tidak akan lenyap atau tidak akan sirna hingga seseorang dari keluargaku menguasai bangsa Arab. Namanya sama dengan namaku.”

Ibnu Katsir mengatakan, “Imam Mahdi akan muncul di akhir zaman. Saya mengira bahwa munculnya Imam Mahdi adalah sebelum turunnya Nabi ‘Isa, sebagaimana ditunjukkan oleh hadits-hadits yang menyebutkan hal ini.”

Sifat Fisik Imam Mahdi
Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمَهْدِىُّ مِنِّى أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الأَنْفِ

“Imam Mahdi adalah keturunanku. Dahinya lebar (atau rambut kepala bagian depannya tersingkap) dan hidungnya mancung.” Al Qori’ dalam mengatakan, “Hidung beliau tidaklah pesek karena bentuk hidung semacam ini kurang disukai.”

Di Masa Imam Mahdi akan Tersebar Kemakmuran dan Keadilan
Di masa Imam Mahdi akan penuh dengan keadilan dan kemakmuran, berbeda dengan masa-masa sebelumnya. Di zaman beliau, harta begitu melimpah, banyak ditumbuhi tanaman dan semakin banyak hewan ternak. Dari Abu Sa’id Al Khudri, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمَهْدِىُّ مِنِّى أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الأَنْفِ يَمْلأُ الأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا يَمْلِكُ سَبْعَ سِنِينَ

“Imam Mahdi berasal dari keturunanku. Beliau memiliki dahi yang lebar dan hidung yang mancung. Di masanya, akan tersebar keadilan di muka bumi, sebagaimana sebelumnya penuh dengan kezholiman dan kelaliman. Beliau akan berkuasa selama 7 tahun.”

Juga dari Abu Sa’id Al Khudri, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَكُونُ فِى أُمَّتِى الْمَهْدِىُّ إِنْ قُصِرَ فَسَبْعٌ وَإِلاَّ فَتِسْعٌ فَتَنْعَمُ فِيهِ أُمَّتِى نَعْمَةً لَمْ يَنْعَمُوا مِثْلَهَا قَطُّ تُؤْتَى أُكُلَهَا وَلاَ تَدَّخِرُ مِنْهُمْ شَيْئًا وَالْمَالُ يَوْمَئِذٍ كُدُوسٌ فَيَقُومُ الرَّجُلُ فَيَقُولُ يَا مَهْدِىُّ أَعْطِنِى فَيَقُولُ خُذْ

“Akan ada pada umatku Al Mahdi. Jika masanya pendek (dia memerintah) selama 7 tahun, jika tidak maka 9 tahun. Pada masa itu umatku akan mendapatkan kenikmatan yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya. Mereka akan memperoleh banyak makanan dan mereka tidak akan menyimpannya. Pada saat itu, harta begitu melimpah. Ada seseorang yang mengatakan, ‘Wahai Imam Mahdi, berilah aku sesuatu.’ Lalu beliau mengatakan, ‘Ambillah’.”
Dalam riwayat Tirmidzi dikatakan,

« فَيَجِىءُ إِلَيْهِ رَجُلٌ فَيَقُولُ يَا مَهْدِىُّ أَعْطِنِى أَعْطِنِى ». قَالَ « فَيَحْثِى لَهُ فِى ثَوْبِهِ مَا اسْتَطَاعَ أَنْ يَحْمِلَهُ »

“Datanglah seseorang kepada Imam Mahdi, lalu dia berkata, ‘Wahai Imam Mahdi, berikanlah aku sesuatu, berikanlah aku sesuatu.’ Lalu Nabi berkata, “Imam Mahdi pun menuangkan sesuatu di pakaiannya yang ia tidak sanggup memikulnya”.

Dalam riwayat Al Hakim juga dikatakan,

يَخْرُجُ فِي آخِرِ أُمَّتِي المَهْدِيُّ يَسْقِيْهِ اللهُ الغَيْثَ ، وَتُخْرِجُ الأَرْضُ نَبَاتَهَا ، وَيُعْطِي المَالَ صِحَاحًا ، وَتَكْثُرُ المَاشِيَةُ وَتَعْظُمُ الأُمَّةُ ، يَعِيْشُ سَبْعًا أَوْ ثَمَانِيًا » يَعْنِي حِجَجًا

“Imam Mahdi akan keluar di akhir umatku. (Pada masanya), Allah akan menurunkan hujan, akan menumbuhkan tanaman di muka bumi, harta akan dibagi secara merata. Binatang ternak akan semakin banyak, begitu juga umat akan bertambah besar. Imam Mahdi hidup selama 7 atau 8 tahun.”

Masa Kekuasaan Imam Mahdi
Disebutkan dalam riwayat At Tirmidzi,

إِنَّ فِى أُمَّتِى الْمَهْدِىَّ يَخْرُجُ يَعِيشُ خَمْسًا أَوْ سَبْعًا أَوْ تِسْعًا

“Imam Mahdi akan muncul di tengah-tengah umatku dan ia akan berkuasa selama lima, tujuh atau sembilan tahun.” Ada keraguan dari Zaid, salah seorang periwayat hadits ini.

Al Mubarakfuri menjelaskan, “Dalam riwayat dari Abu Sa’id Al Khudri dalam sunan Abu Daud disebutkan bahwa Imam Mahdi berkuasa selama tujuh tahun dan tidak ada keraguan sama sekali dari perowi. Begitu pula dalam hadits Ummu Salamah disebutkan pula bahwa Imam Mahdi akan berkuasa selama tujuh tahun. Di sini juga tanpa disebutkan adanya keraguan dari perowi. Dari sini, hadits yang menggunakan lafazh tegas lebih didahulukan daripada lafazh yang masih ada syak (keraguan).” Dari penjelasan beliau menunjukkan bahwa yang lebih tepat jika kita katakan, Imam Mahdi berkuasa selama tujuh tahun. Wallahu a’lam.

Di mana Imam Mahdi Muncul?
Tidak ada sama sekali riwayat yang shahih yang menunjukkan di manakah tempat munculnya Imam Mahdi atau waktu kapan keluarnya Imam Mahdi. Akan tetapi, para ulama menjelaskan hal itu dari kesimpulan beberapa riwayat, namun tidak ditegaskan pasti di mana dan kapan munculnya.

Imam Mahdi akan muncul dari arah timur (yaitu timur Jazirah Arab). Sebagaimana hal ini diisyaratkan dalam riwayat Ibnu Majah.

Ibnu Katsir mengatakan, ”Imam Mahdi akan muncul dari arah timur dan bukan dari Sirdab Samira’ sebagaimana yang disangkakan oleh Syi’ah (Rafidhah). Mereka menunggu sampai sekarang, padahal persangkaan orang Rafidhah itu hanyalah igauan semata, pemikiran yang sangat lemah dan pemahaman gila yang dimasukkan oleh syaithan. Sanggkaan mereka tidak ada landasan sama sekali dari Al Qur’an maupun As Sunnah serta apa yang mereka sangkakan sangat tidak logis dan tidak sesuai dengan akal yang sehat .”

Nabi ’Isa akan Shalat di Belakang Imam Mahdi
Ketika Nabi ’Isa ’alaihis salam turun kembali di akhir zaman, beliau akan shalat di belakang Imam Mahdi yaitu menjadi makmum di belakangnya.

Dari Jabir bin ’Abdillah, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِى يُقَاتِلُونَ عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ – قَالَ – فَيَنْزِلُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ -صلى الله عليه وسلم- فَيَقُولُ أَمِيرُهُمْ تَعَالَ صَلِّ لَنَا. فَيَقُولُ لاَ. إِنَّ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ أُمَرَاءُ. تَكْرِمَةَ اللَّهِ هَذِهِ الأُمَّةَ

”Sekelompok dari umatku ada yang akan terus membela kebenaran hingga hari kiamat. Menjelang hari kiamat turunlah ’Isa bin Maryam. Kemudian pemimpin umat Islam saat itu berkata, ”(Wahai Nabi Isa), pimpinlah shalat bersama kami.” Nabi ’Isa pun menjawab, ”Tidak. Sesungguhnya sudah ada di antara kalian yang pantas menjadi imam (pemimpin). Sungguh, Allah telah memuliakan umat ini.”

Dalam hadits yang muttafaqun ’alaih (disepakati Bukhari dan Muslim), Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

كَيْفَ أَنْتُمْ إِذَا نَزَلَ ابْنُ مَرْيَمَ فِيكُمْ وَإِمَامُكُمْ مِنْكُمْ

”Bagaimana kalian jika ’Isa bin Maryam turun di tengah-tengah kalian dan imam kalian dari kalangan kalian sendiri?”

Abu Dzar Al Harowiy, dari Al Jauzaqi, dari sebagian ulama masa silam mengatakan bahwa makna ”Imamukum minkum” (Imam kalian adalah dari kalian sendiri), yaitu imam tersebut berhukum dengan Al Qur’an dan bukan dengan Injil.

Ibnu At Tiin mengatakan, ”Makna ”Imamukum minkum” (Imam kalian adalah dari kalian sendiri), yaitu bahwa syari’at Nabi Muhammad itu akan terus dipakai hingga hari kiamat.”

Ringkasnya, maksud penjelasan di atas bahwa Imam Mahdi adalah sebagai imam (pemimpin) kaum muslimin ketika itu. Termasuk pula Nabi Isa ’alaihis salam, beliau akan bermakmum di belakang Imam Mahdi. Beliau pun akan mengikuti syari’at Islam.

Riwayat yang Membicarakan Imam Mahdi adalah Mutawatir
Mutawatir secara bahasa berarti berturut-turut (tatabu’). Secara istilah, hadits mutawatir adalah hadits yang diriwayatkan dari jalan yang sangat banyak sehingga mustahil untuk bersepakat dalam kedustaan karena mengingat banyak jumlahnya dan kesholihannya serta perbedaan tempat tinggal.

Hadits mutawatir ada dua macam yaitu mutawatir lafzhi dan mutawatir ma’nawi. Mutawatir lafzhi adalah hadits yang jumlah periwayatannya amat banyak dan semuanya menggunakan lafazh yang sama atau hampir sama. Sedangkan mutawatri ma’nawi adalah hadits yang membicarakann suatu masalah dengan berbagai macam redaksi, namun menunjukkan pada satu pembicaraan.

Hadits yang membicarakan mengenai kemunculan Imam Mahdi adalah hadits mutawatir ma’nawi. Artinya, hadits tersebut membicarakan mengenai Imam Mahdi dengan berbagai macam redaksi, namun intinya atau maksudnya sama yaitu membicarakan kemunculan Imam Mahdi. Ini menunjukkan bahwa kemunculannya mustahil untuk dikatakan dusta.

Al Hafizh Abul Hasan Al Aabari mengatakan, ”Berita yang membicarakan munculnya Imam Mahdi adalah hadits yang mutawatir dan amat banyak riwayat yang berasal dari Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam yang membicarakan mengenai kemunculannya.”

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, ”Hadits-hadits yang membicarakan mengenai kemunculan Imam Mahdi adalah hadits yang shahih sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Daud, At Tirmidzi, Ahmad dan selainnya, dari hadits Ibnu Mas’ud atau yang lainnya.”

Asy Syaukani mengatakan, ”Hadits-hadits yang membicarakan mengenai kemunculan Imam Mahdi yang dinanti-nanti ada dalam 50 hadits. Di antara hadits tersebut ada yang shahih, hasan dan dho’if. Hadits yang membicarakan Imam Mahdi dipastikan adalah hadits mutawatir, tanpa keraguan sedikit pun. … Begitu pula berbagai riwayat dari para sahabat tentang kemunculan Imam Mahdi amat banyak. Bahkan perkataan para sahabat ini dapat dihukumi sebagai hadits marfu’ yaitu perkataan Nabi, karena tidak mungkin ada ruang ijtihad dari mereka dalam masalah ini.”

Shidiq Hasan Khon –ulama India dan merupakan murid Asy Syaukani- mengatakan, ”Hadits yang membicarakan mengenai kemunculan Imam Mahdi dengan berbagai macam periwayatan adalah amat banyak, bahkan sampai derajat mutawatir ma’nawi. Hadits-hadits yang membicarakan hal tersebut disebutkan dalam berbagai kitab Sunan dan selainnya, juga dalam berbagai mu’jam dan kitab musnad.”


Demikian pembahasan kami mengenai Imam Mahdi.

Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.